Ruh Sebuah Keputusan
February 7, 2010 Category: Kajian No Comments »
“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan yang tidak mengetahui sesuatu pun, dan dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.” (QS. An-Nahl : 78)
Mari kita mengingat akan lahirnya kita di dunia, yang tidak memiliki apa-apa dan tidak menanggung apa-apa. Bahkan sangat bergantung pada belas kasih dan bimbingan orang tua dan orang di sekitar kita. Hidup kita nyaris tak punya pilihan dan keputusan penting, karena belum memiliki pengetahuan tentang hidup ini.
Melewati fase itu, kita mulai mencoba mengurus diri. Dan itulah awal kita memiliki tanggung jawab pada diri sendiri; memilih sekolah, belajar sunguh-sungguh, memilih aktifitas yang bermanfaat, dan sebagainya. Fase berikutnya, kita mulai menemukan jati diri kita. Ternyata banyak peran yang harus kita lakoni, dari yang kecil hingga yang berat dan rumit. Di sinilah keputusan-keputusan penting mulai kita ambil; keputusan-keputusan yang sangat menentukan dalam hidup kita, sehingga tidak ada kata main-main atau sekedar coba-coba. Read the rest of this entry »
Selamatkan Pemuda Kita!
January 7, 2010 Category: Kajian
“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).” (QS al-An’am [6]: 116)
Melihat kondisi yang ada di masyarakat sekarang dengan kemajuan yang canggih baik di bidang teknologi maupun dalam ilmu pengetahuan, tercipta lah manusia yang lebih banyak bersifat komsumtif dari pada produktif. Sebagian besar dari masyarakat Indonesia banyak yang bisa memberikan karya dan mengharumkan nama bangsa. Tapi di sisi lain banyak juga dari mereka yang mengalami krisis diri terutama moral anak bangsa.
Bisa dilihat dari meningkatnya kuantitas dan kualitas masalah remaja semakin dirasakan oleh semua pihak. Meningkatnya perkelahian remaja, meningkatnya kehamilan remaja di luar nikah, meningkatnya kriminalitas remaja, sehingga membutuhkan penanganan yang lebih menyeluruh dan menyentuh.
Seolah-olah ini telah menjadi patokan bagi semua pihak, termasuk mungkin kita di dalamnya. Mereka bilang itulah lifestyle, gaya hidup yang wajib ditiru. Jika tidak, maka kita akan dibilang kuno. Itu bisa dilihat dari cara berpakaian, potongan rambut, serta barang tersier lainnya. Ambil contoh hp. Satu sama lain saling berlomba memiliki barang terbaru, dan hanya memiliki tujuan satu, “lebih baik dari yang lainnya” Read the rest of this entry »
Akan Kembali Fitrikah Kita?
September 12, 2009 Category: Kajian No Comments »
Dari Abu Hurairah ra, ia berkata: Ketika tiba bulan Ramadlan Rasulullah SAW bersabda, “Telah datang pada kalian bulan Ramadlan, bulan yang diberkahi, Allah mewajibkan kepada kalian berpuasa pada bulan itu, ketika itu pintu-pintu surga dibuka, dan pintu-pintu neraka Jahim ditutup, dan syaithan-syaithan dibelenggu. Dalam bulan itu ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa yang terhalang dari kebaikan-kebaikannya, maka sungguh dia telah terhalang (dari segala kebaikan)”. (HR. Ahmad)
Hadist ini begitu populer menjelang datangnya bulan Ramadhan, sepopuler ayat di dalam surat Al Baqarah (2:183) yang mengandung perintah untuk berpuasa. Hadist yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad di atas, menyampaikan empat berita gembira seiring dengan datangnya bulan Ramadhan. Bahwa pintu-pintu surga akan dibuka lebar-lebar, pintu neraka Jahim ditutup rapat-rapat serta syetan akan dibelenggu. Dan yang tak kalah pentingnya, adalah berita gembira mengenai janji manisnya mendapatkan malam Lailatul Qadr, yakni malam yang lebih baik daripada seribu bulan.
Pintu surga yang dibuka lebar-lebar, bukankah merupakan berita gembira? Betapa tak ada lagi ganjaran paling luar biasa nikmatnya setelah ridha Allah, selain ganjaran syurga. Dan ini artinya, Allah telah siap-siap menerima pahala dari amalan-amalan yang kita perbuat di dalam bulan Ramadhan. Read the rest of this entry »
Nuzulul Quran dan Lailatul Qadr
September 5, 2009 Category: Kajian No Comments »
Nuzulul Quran adalah waktu turunnya Al Quran bertepatan dengan malam yang disebut Lailatul Qadr. Allah SWT menurunkan Al Quran pada Lailatul Qadr. Namun begitu, Nuzulul Quran sering diperingati pada malam 17 Ramadhan, sementara umum diketahui bahwa malam Lailatul Qadr jatuh pada sepertiga malam yang terakhir bulan Ramadhan. Mengapa bisa berbeda?
Allah SWT berfirman, Sesungguhnya kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan. Tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. (QS Al Qadr 1-5).
Para ulama berbeda pendapat tentang dhamir “hu” atau kata ganti yang merujuk kepada Al-Quran dalam ayat pertama. Apakah Al-Quran yang dimaksud dalam ayat itu adalah keseluruhannya, artinya Allah SWT menurunkan Al Quran sekaligus dari Lauhil Mahfudz ke Baitul Izzah (langit dunia) pada malam Lailatul Qadr, ataukah sebagiannya, yaitu bahwa Allah SWT menurunkan pertama kali Al Quran kepada Nabi Muhammad SAW, yaitu surat Al-Alaq Ayat 1-5 pada malam Lailatul Qadr? Read the rest of this entry »
Tiga Tingkatan Puasa
August 28, 2009 Category: Kajian No Comments »
Menurut Imam al-Ghazali dalam bukunya Ihya Ulumuddin, tingkatan puasa diklasifikasi menjagi tiga, yaitu puasa umum, puasa khusus, dan puasa khusus yang lebih khusus lagi.
Puasa umum adalah tingkatan yang paling rendah yaitu menahan dari makan, minum dan jima’. Puasa khusus, di samping menahan yang tiga hal tadi, juga memelihara seluruh anggota tubuh dari perbuatan maksiat atau tercela. Sedangkan puasa khusus yang lebih khusus adalah puasa hati dari segala kehendak hina dan segala pikiran duniawi serta mencegahnya memikirkan apa-apa yang selain Allah.
Puasa level ketiga tadi adalah puasanya para nabi-nabi, shiddiqin, dan muqarrabin. Sedangkan puasa level kedua adalah puasanya orang-orang salih – puasa tingkat ini yang seharusnya kita tuju untuk mencapainya.
Selanjutnya imam Al Ghazali menjelaskan enam hal untuk mencapai kesempurnaan puasa tingkatan kedua itu. Pertama, menahan pandangan dari segala hal yang dicela dan dimakruhkan serta dari tiap-tiap yang membimbangkan dan melalaikan dari mengingat Allah. Rasulullah saw bersabda, “Barang siapa meninggalkan pandangan karena takut kepada Allah, niscaya Allah menganugerahkan padanya keimanan yang mendatangkan kemanisan dalam hatinya”. Read the rest of this entry »
Ramadhan Telah di Ambang Pintu
August 19, 2009 Category: Kajian No Comments »
Sering sekali kita mendengarkan dan membaca hadits-hadits/sabda Nabi saw yang berisikan kabar gembira saat kedatangan bulan Ramadhan. Rasulullah saw menyatakan bahwa bulan Ramadhan merupakan bulan dibukanya pintu rahmat dan pintu surga, ditutup rapat-rapat seluruh pintu Jahannam dan syetan-syetan dibelenggu. Beliau bersabda, “Apabila masuk awal bulan Ramadhan maka dibukalah pintu-pintu surga dan tak ada satu pun dari pintu itu yang ditutup, serta pintu-pintu Jahannam ditutup dan tak satu pun di antara pintu-pintu itu yang terbuka, dan syetan-syetan dibelenggu” (HR. At-Tirmidzi)
Beliau juga bersabda, ”Telah datang kepadamu Bulan Ramadhan bulan yang penuh berkah, Allah meliputi kalian di dalam bulan tersebut, rahmat diturunkan, dosa-dosa dihapuskan dan doa-doa dikabulkan. Allah melihat kalian semua berlomba-lomba di dalam bulan itu, maka Dia merasa bangga terhadap kalian dan para malaikat. Maka perlihatkanlah segala macam kebaikan diri kalian di hadapan Allah. Sebab orang yang celaka adalah orang yang terhalang mendapatkan rahmat Allah pada bulan tersebut.” (HR. Ath-Thabrani)
Sabda beliau yang lain, “Barang siapa yang berpuasa di Bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosanya yang telah lalu. Dan barang siapa yang shalat malam di Bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Dan barang siapa shalat di malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim) Read the rest of this entry »
“Kemerdekaan Indonesia Dimotori Para Ulama”
August 15, 2009 Category: Kajian No Comments »
Dua hari lagi kita sebagai warga negara Indonesia akan memperingati hari kemerdekaan bangsa tercinta ini. Sudah 64 tahun negeri ini lepas dari cengkraman penjajah. Kita sudah bisa merasakan hidup sebagai orang yang bebas dan negara kita telah mendapatkan kemuliaan sebagai bangsa yang berdaulat.
Dalam pelajaran sejarah atau buku-buku tentang sejarah kemerdekaan Indonesia, kita sering mendapati bahwa kemerdekaan bangsa ini adalah di tangan para pahlawan pejuang bangsa yang gigih dan gagah berani. Sisi nasionalisme sang pahlawan diangkat tak berimbang, sehingga kita hampir saja tidak mengetahui fakta bahwa mayoritas perjuangan pahlawan bangsa di berbagai pelosok tanah air ini didasari faktor jihad fii sabilillah. Para pahlawan kita berorientasi Rabbani. Hal tersebut sengaja tidak dirincikan, mungkin khawatir akan berpengaruh pada niat semangat para generasi penerus bangsa. Ketahuilah bahwa kemerdekaan Indonesia ini dimotori oleh para Ulama yang pejuang, pejuang yang seorang pahlawan. Berbanggalah kita muslim Indonesia! Read the rest of this entry »


